Catatan Pribadi Pelajaran Muyassar Fii 'Ilmin Nahwi (3)
بســــــــــــــــم الله الرحمن الرحيـــــــــــــــــم الحَرْفُ / حَرْفٌ مَعَنِيٌ (Huruf) Al-harfu adalah kata yang belum difahami maknanya kecuali disertai dengan kata yang lainnya (isim atau fi'il). Contoh : مِنْ (dari), فِي (di dalam), ثُمَّ (kemudian) ini termasuk huruf athaf (kata sambung) dapat masuk dalam isim maupun fiil, فَ / الفَاءُ (maka) termasuk juga dalam huruf athaf, إِذَا (apabila) ada juga yang memahami bahwa idzaa termasuk pada isim dhorof zaman (keterangan waktu), ada juga yang memahami bahwa idzaa merupakan huruf musytarak (dapat termasuk pada isim ataupun huruf), أَوْ (atau) termasuk huruf athaf, حَتَّى (sehingga) dapat masuk pada huruf jar maupun pada fi'il. Apabila huruf ingin menjadi sebuah makna yang dapat difahami maka harus disertai isim atau fi'il, contoh : مِنَ المَسْجِدِ (dari masjid), فِي البَيْتِ (di dalam rumah), جآءَ زَيْدٌ ثُمَّ عُمَرُ (zaid datang kemudian umar). Dan huruf tidak memiliki tanda khusus. أَنْوَاءُ الجُمْلَ...