Catatan Pribadi Pelajaran Muyassar Fii Ilmi Nahwi

بسم الله الرحمن الرحيم



  Dengan bahasa arab kita dapat mempelajari agama dengan benar sesuai dengan pemahaman para sahabat. Sahabat Umar رض ي الله عنه berkata
"تعلموا العرية فإنها جزء من دينكم" 
artinya "Pelajarilah bahasa arab, karena ia adalah bagian dari agama kalian. Bahasa arab adalah bagian dari agama, maka hendaknya kaum muslimin bersungguh-sungguh untuk menggapainya dengan meluangkan waktu khusus dan fikiran yan fokus untuknya. Imam Syafii berkata
”Orang yang memiliki pengetahuan yang luas dalam hal ilmu Nahwu maka dia akan menemukan jalan untuk menyusuri seluk beluk setiap bidang ilmu.” 
(Syadzaratu Dzahab, Ibnul ‘Imad al-Hanbali, 231)
Buah mempelajari nahwu dan faidahnya adalah merupakan kunci untuk memahami syariat, tidak mungkin akan memahami syariat islam dengan sempurna apabila tidak mengetahui ilmu nahwu atau bahasa arab, dan tujuan utama mempelajari bahasa arab adalah untuk mengetahui ilmu syariat agama ini. Dari Abu Hurairah, Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
 الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِى كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ 
artinya “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu syaithon.”(HR. Muslim).

  Nahwu secara bahasa adalah al-qasdu yang berarti maksud, sedangkan secara istilah adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang dasar-dasar keadaan akhir suatu kata baik berubah maupun tetap.

الحرف

(Huruf)

unsur terkecil dari suatu kata adalah huruf. huruf adalah sesuatu yang tersusun darinya suatu kata. Contoh : madrosatun terdiri dari 5 huruf yakni mim, dal, ro, sin, ta. Yang lainnya ba, ya, ta, nun, ha, dan seterusnya dalam huruf hijaiyah/muqoththoah.

الكلمة

(Kata)

dalam bahasa indonesia bermaksud kata. kalimat adalah lafadz yang memiliki makna. Contoh : sekolah, buku tulis, alat gambar, sedang menulis, sedang membaca, sedang duduk, sedang keluar, di atas, dengan, dari, dari, di dalam, ke.

الجملة مفيدة

(Kalimat)

adalah susunan yang memiliki faidah yang sempurna, dinamakan juga kalam. Contoh : هو يجلس على الكرسي dia (lk) sedang duduk di atas kursi, kalam ini terdiri dari beberapa kalimat yakni dia-sedang duduk-di atas-kursi. أكتب في الدفتر saya sedang menulis di buku tulis tersusun atas sata-sedang menulis-di-buku tulis. علي مريد Ali Sakit terdiri atas dua kalimat yakni ali-sakit. أحمد الأستاذ Ahmad seorang guru. هو الغني Dia orang kaya.
Para ulama nahwu mendefinisikan kalam, susunan kata2 dinamakan kalam apaila memenuhi 4 syarat :

1. اللفظ (diucapkan dengan lisan)

2. المركب (Tersusun dari dua kata atau lebih)

3. المفيد (memberikan faidah) secara sempurna dan bisa dipahami oleh pendengar.

4. بالوضع (ada selisih pendapat, ada yang mengatakan "menggunakan bahasa arab", ada juga yang mengatakan "yang mengucapkan memiliki niat (ada maksudnya)")

Contoh : إذا جاء الأستاذ ini bukan kalam karena tidak memiliki makna yang sempurna. Apabila ditambah إذا جاء الأستاذ يسكت التلاميذ maka termasuk kalam, atau dipotong menjadi جاء الأستاذ ini sebuah kalam.

أقسم الحرف

Macam-macam huruf, ada dua :

1. الحرف حجعي/مبني (tidak bermakna)

2. الحرف معني (bermakna)

انواع الكلمة

Jenis-jenis kata. Para ulama nahwu meneliti (istiqra) bahwa kalimat tidak lepas dari 3 jenis yakni إسم, فعل dan حرف معني.

1. الإسم


Isim adalah kalimat yang menunjukkan atas suatu makna dan tidak terkait dengan waktu tertentu (zaman). Contoh : محمد muhammad, أستاذ guru, تلميذ murid, خيل kuda, كلب anjing, قط kucing, دفتر buku tulis, مرسم alat gambar, طباسر kapur, شمس matahari, قمر bulan, اشجار pohon.

علامة الإسم(tanda-tanda isim) :

1. الخفض/الجر : dikasroh
misal : بسم الله الرحمن الرحيم ada 4 isim, ملك يوم الدين ada 3 isim.
2. التنوين : ditanwin (nun mati tidak ditulis tapi dibaca)
misal : رجل (seorang laki-laki) disini memiliki tanda ditanwin (dhomahtain)
3. الاليف و اللام : ada alif dan lam di awal kalimat
misal : الأستاذ (seorang ustadz laki-laki) disini ditandai alif lam di awal kalimat.
hukum asal isim adalah ditanwin, kemudian tidak mungkin antara tanwin dan alif lam bergabung dalam satu kata, akan ada bahasan isim nakiroh dan isim ma'rifat dikemudian bahasan.
4. الحرف الجر/الخفض : diikuti huruf jar dan dikasroh
misal : من الله ada 3 tanda isim yakni huruf jar, dialif lam dan dikasroh.

huruf-huruf jar adalah :

1. من : dari
misal : من الناس (dari manusia)
2. إلى : ke
misal : إلى السرق (ke pasar)
3. عن : dari
misal : عن انبي (dari nabi)
4. على : di atas
misal : على المكتب (di atas meja)
5. في : di dalam
misal : في البيت (dalam rumahku)
6. رب : banyak/sedikit
misal : رب رجل كريم
7. البا : dengan
misal : بالقلم (dengan bolpoin)
8. الكاف : seperti
misal : كالقمر (sepert bulan)
9. اللام : kepemilikan
misal : لله (milik Allah)
10. حرف القسم : huruf
misal : والله, بالله, تالله

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Pribadi Kuliah Ramadhan

Catatan Pribadi Pelajaran Muyassar Fii 'Ilmin Nahwi (3)